10 Minuman Khas Banten yang Rasanya Tidak Main-Main

Banten memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, tidak hanya makanannya yang lezat, tetapi juga jajaran bonus new member minuman khasnya yang menyegarkan, unik, dan kaya akan rempah.

Berikut adalah 10 minuman khas Banten dengan cita rasa istimewa yang wajib Anda coba:

1. Es Goyobod Banten

Berbeda dengan es goyobod dari daerah lain yang menggunakan tepung hunkwe, es goyobod khas Banten terkenal dengan isian tapai ketan hijau, alpukat, kelapa muda, dan pacar cina yang disiram dengan kuah santan gurih serta sirup manis berwarna merah muda. Rasanya sangat menyegarkan di cuaca panas.

2. Khasanah Kopi Lebak

Banten memiliki tradisi kopi yang kuat, salah satunya kopi khas dari Kabupaten Lebak. Kopi lokal ini diolah dari biji kopi pilihan (robusta maupun arabika) khas tanah perbukitan Lebak dengan proses sangrai tradisional yang menghasilkan aroma harum semerbak dan rasa pahit yang pekat namun nikmat.

3. Teh Tarik Telur (Teh Talua) khas Banten

Meskipun populer di berbagai wilayah Sumatra, minuman hasil akulturasi budaya ini juga mudah ditemukan di kedai-kedai tradisional Banten. Perpaduan teh pekat, susu kental manis, dan kocokan kuning telur bebek atau ayam kampung menciptakan tekstur berbusa yang lembut serta tambahan energi yang menghangatkan.

4. Bandrek Cikande

Bagi pencinta minuman hangat berempah, Bandrek Cikande adalah pilihan utama. Racikan jahe merah, gula aren, rempah-rempah pilihan, dan tambahan serai memberikan sensasi hangat yang langsung terasa di tenggorokan, sangat cocok dinikmati saat malam hari atau cuaca dingin.

5. Es Kelapa Muda Gula Merah Pandan

Minuman sederhana ini disajikan dengan sentuhan khas Banten, di mana air kelapa muda dipadukan dengan daging kelapa lembut serta siraman gula aren murni yang direbus bersama daun pandan wangi. Aromanya yang harum membuat kesegarannya terasa berbeda dari es kelapa biasa.

6. Sekoteng Serang

Sekoteng khas Serang disajikan hangat dengan mangkuk kecil berisi potongan roti, kacang tanah sangrai, pacar cina, dan kolang-kaling, lalu disiram dengan air seduhan jahe yang pekat dan manis. Minuman ini sangat pas untuk merilekskan tubuh setelah lelah beraktivitas.

7. Es Cendol Dawet Pandan Asli

Cendol khas Banten dibuat secara tradisional menggunakan air perasan daun suji dan pandan asli tanpa pewarna buatan. Teksturnya yang kenyal berpadu sempurna dengan gurihnya santan segar dan manisnya gula kelapa cair.

8. Badak (Saparella khas Pandeglang)

Minuman legendaris berbentuk air berkarbonasi (soda) lokal ini merupakan produk peninggalan kolonial yang masih bertahan di daerah Pandeglang. Memiliki rasa mirip root beer dengan aroma sarsaparilla yang khas, minuman ini paling nikmat disajikan dingin.

9. Wedang Uwuh khas Banten

Meskipun berasal dari tradisi Jawa, wedang uwuh telah diadopsi dengan rempah lokal Banten yang melimpah. Terdiri dari berbagai tumpukan rempah seperti jahe, secang, kayu manis, serai, dan daun cengkeh, minuman ini kaya akan antioksidan dan berkhasiat menyehatkan tubuh.

10. Es Timun Suri Serang

Minuman penutup yang paling dicari saat bulan Ramadan tiba. Daging buah timun suri yang lembut dan berair dicampur dengan sirup manis, es serut, dan sedikit kental manis. Rasanya yang manis dan segar menjadikan minuman ini pelepas dahaga yang sangat efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *